Berkebun.ID

Cara Berternak Domba Untuk Pemula

Budidaya domba di Indonesia kebanyakan hanya diambil dagingnya saja. Padahal lebih dari itu, bulu domba dapat dikembangkan menjadi benang wool. Untuk menjalankan usaha ternak domba, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Seperti halnya jenis indukan, lokasi, struktur kandang, kebutuhan pakan, dan perwaatannya. Nah, anda ingin bertenak domba? Perhatikan cara berternak domba untuk pemula berikut ini.

cara berternak domba

Pemilihan Domba dan Pembuatan Kandang

Pilihlah jenis domba yang akan dipelihara. Diantaranya ialah domba local (domba ekor tipis dan ekor tebal) serta domba silangan (domba Garut).

Buatlah kandang sesuai dengan system ternak yang akan dijalankan, yakni system gembala dan system kandang. Untuk system kandang, ada 2 jenis tipe kandang yang cocok diterapkan yakni kandang koloni (satu ruang dihuni banyak domba) dan kandang tunggal (satu ruang satu domba). Siapkan perlengkapan kandang meliputi tempat makan atau palung dan minum yang cukup. Perhatikan struktur kandang terutama tiang-tiang utamanya. Buatlah dari bahan-bahan yang kokoh.

Pemberian Pakan dan Perawatan

Berikan pakan domba dengan gizi seimbang yang terdiri dari pakan hijau, konsentrat, pakan tambahan, dan garam. Jagalah sanitasi kandang dengan membersihkan kotoran secara teratur. Kotoran domba ini dapat anda jadikan pupuk kandang.

Mandikan domba sekali dalam satu minggu agar bugar, beryambah nafsu makan, dan terhindar dari penyakit, seperti cacingan. Potonglah bulu domba setiap 6 bulan sekali, atau jika bulu terlihat gimbal dan kotor. Potonglah kuku domba setiap 4 bulan sekali dengan dipahat menggunakan pisau tajam dan bersih. Tunggulah hingga domba dewasa dan siap dijual.

Demikianlah cara berternak domba untuk pemula yang baik dan benar. Semoga sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *