Berkebun.ID

Cara Budidaya Kroto Dengan Menggunakan Toples

Cara Budidaya Kroto Dengan Menggunakan Toples – Anda pasti kenal dengan kroto. Iya kroto adalah kumpulan semut keranggang yang biasanya dipakai sebagai pakan burung atau hewan peliharaan lainnya. Pada kali ini kami akan membahas bagaimana cara budidaya kroto serta tahap tahap yang harus dilakukan. Budidaya kroto salah satu peluang yang menjanjikan dikarenakan dalam budidaya ini tidak memerlukan tenaga dan tidak memakan banyak waktu. Berikut tahap tahap yang telah kami rangkum dalam budidaya kroto.

cara budidaya kroto
cara budidaya kroto

Apa Itu Semut Rangsang

Dalam budidaya kroto tidaklah sulit anda hanya melakukan beberapa tahap dan seluk beluk semut rangrang. Berikut hal yang harus anda ketahui tentang semut rangrang.

  • Dalam budidaya kroto haruslah ada ratu semut yang bertugas sebagai petelur penghasil kroto. Ratu memiliki bentuk yang paling besar antara koloni lainnya bentuk ratu tawon tampak seperti tawon atau lalat hijau.
  • Semut jantan memiliki ukuran yang lebih kecil dan berwarna kehitaman. Biasanya semut jantan memiliki hidup yang singkat dengan kira kira satu minggu dan bertugas membuahi ratu semut agar menghasilkan telur semut.
  • Ada juga semut betina yang mandul, semut tersebut berguna untuk menjaga telur kroto hingga menetas.
  • Dan juga ada semut prajurit koloni ini bertugas untuk menjaga sarang dan koloni lainnya.
  • Dalam budidaya kroto koloni koloni tersebut harus lah ada, maka dari itu anda haruslah menjaga kestabilan koloni.

Membuat Media Sarang Kroto Dari Toples

Sarang untuk kroto sendiri anda bisa menggunakan toples, paralon ataupun bambu. Ada tahap tahap yang harus anda lakukan dalam membuat sarang kroto agar semut mau bertelur. Berikut tahap tahap yang harus dilakukan.

  • Lubangi toples dibagian bawah dengan diameter 5 sampai 7 cm lalu tutup kembali lubang tersebut menggunakan lakban.
  • Siapkan sarang semut serta koloni koloninya dengan cara mengambil dari pohon yang terdapat sarang semut rang rang. Masukkan sarang tersebut ke dalam toples lalu tutup rapat toples tersebut. Usahakan sarang yang telah didapatkan lengkap koloninya agar proses bertelur berjalan lancar.
  • Selanjutnya adalah dengan memberikan nampan plastik dan kemudian isi air hingga setinggi setengah dari nampan. Sebagai pemberat berikan batu bata ditengah tengah nampan, prosesnya ini bertujuan agar semut tidak kabur saat dipindahkan.
  • Selanjutnya simpanlah toples yang sudah di isi oleh bibit sarang semut rangrang tesebut di atas batu bata dengan posisi terbalik yakni sisi toples yang dilubangi tadi ada melekat pada batubata itu. Sesudah posisinya benar – benar tegak, lepaslah lakban pentup lubang toples itu supaya semut bebas keluar untuk mencari makan.

Memberi Pakan Semut Rang Rang

Pakan kroto anda bisa berikan berupa serangga mati seperti kecoa, ulat, jangkrik dan sisa makanan lainnya. Untuk menunjang pertumbuhan kroto, kroto perlu nutrisi agar kroto cepat dalam bertelur berikan air gula dan tambahkan sedikit madu. Tempatkan nutrisi tersebut di dalam gelas bekas air mineral. Dalam pemanenan anda bisa lakukan pemanenan dalam setiap 2 sampai 3 bulan.

Demikian artikel kami yang membahas bagaimana cara budidaya kroto. Anda bisa mencobanya sendiri di rumah. Selamat mencobanya.

Baca Juga : Cara Budidaya Belut dan Tekniknya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *