Berkebun.ID

Cara Gampang Budidaya Jamur Tiram

Cara Gampang Budidaya Jamur Tiram – Pasti anda kenal dengan makan khas jamur yang sudah banyak dikonsumsi banyak masyarakat. Salah satunya jamur tiram jamur ini banyak dijadikan menu masakan dan juga diolah menjadi makan ringan. Banyak sekali peminat masakan jamur tiram tersebut karena rasanya yang gurih dan lezat tidak hanya lezat jamur tiram juga mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh. Dengan tingginya minat masyarakat terhadap jamur tiram banyak orang yang memilih membudidayakannya sendiri atau home industry.

cara gampang budidaya jamur tiram

Kali ini kita akan membahas bagaimana membudidaya jamur tiram dengan mudah dan menghasilkan jamur yang maksimal. Sebelum melakukan, tahap awal anda harus mengetahui jenis jamur tiram apa saja yang dapat di budidayakan. Berikut daftar jenis jamur tiram yang bisanya dibudidayakan.

  • Pleurotus floridae jamur tiram ini memiliki warna putih bersih.
  • P. ostreatus jamur tiram ini memiliki warna putih, dan putih kekuningan.
  • Pleurotus cystidious jamur tiram ini memiliki warna putih, kemerahan.
  • P. citrinopileatus jamur tiram ini memiliki warna kuning keemasan.
  • Pleurotus djamor jamur tiram ini memiliki warna ungu kemerahan.
  • P. eryngii jamur tiram ini memiliki warna kebiruan.
  • Pleurotus euosmus jamur tiram ini memiliki warna kecoklatan.
  • P. flabellatus jamur tiram ini memiliki warna merah jambu.
  • Pleurotus pulmonarius jamur tiram ini memiliki warna putih keabu-abuan.
  • P. sajor-caju jamur tiram ini memiliki warna kelabu.

Setelah anda mengetahui jenis jenis jamur tiram yang bisa dibudidaya selanjutnya anda bisa melakukan tahap awal dalam membudidaya jamur tiram. Tahap awal yang pertama adalah :

Mempersiapkan Bibit Jamur Tiram

  • Siapkan bibit jamur yang berkualitas dengan cara mengetahui nilai BER (biological ratio) pada jamur. Untuk jamur tiram biasanya nilai BER sekitar 75%
  • Jika anda membeli bibit jamur sebaiknya belilah di toko yang sudah bersertifikasi atau yang sudah dilegalkan pemerintah.
  • Selanjutnya cek Miselium pada bibit jamur. Pilihlah bibit yang Miseliumnya tumbuh merata pada media tumbuhnya. Apabila miselium tidak rata dikhawatirkan mudah terkontaminasi.
  • Tahap yang penting juga dalam memilih bibit jamur dengan memperhatikan tanggal kadaluarsa bibit jamur.
  • Pastikan sebelum menanam ada mencari informasi dari petani jamur yang sudah pernah berhasil dalam budidaya jamur tiram agar pada saat melakukan prosesnya anda tidak susah.

Media Tanam Untuk Jamur Tiram

Tahap kedua dalam membudidaya jamur selanjutnya mempersiapkan media tanam jamur tiram. Media tanam jamur tiram terdiri dari :

  • Serbuk gergaji kayu sebanyak 80%
  • Bekatul sebanyak 10-15%
  • Kapur CaCo₃ sebanyak 3%
  • Air kurang lebih 40-60%

Untuk proses pembuatannya sebagai berikut:

  • Dibutuhkan 80kg serbuk gergaji kayu untuk membuat 100kg media jamur tiram dan 10 sampai 15 bekatul serta 3 kg kapur.
  • Campur aduk hingga merata tambahkan air 60% agar media tercampur dengan rata.
  • Anda bisa mengetes dengan cara menggengamnya media tanam tercampur dengan baik apabila tidak keluar air saat digenggam dan tidak pecah saat digenggam dalam media tanam tersebut cukup sampai 100 baglog.

Frementasi Jamur Tiram

Setelah pembuatan media tanam telah selesai selanjutnya akan dilakukan frementasi jamur tiram berikut tahap nya :

  • Tahap frementasi jamur, anda bisa mendiamkan jamur selam 5 sampai 10 hari hal ini sangat penting dalam menanam jamur agar tejadi pelapukan atau pengomposan pada media.
  • Suhu akan meningkat pada proses ini suhu akan meningkat hingga 70 derajat celcius.
  • Lakukan pembalikan agar pelapukan dan mengomposan bisa merata dibagian semua media.
  • Fungsi frementasi juga sebagai mencegah jamur liar yang dapat mengganggu proses pertumbuhan jamur tiram.
  • Media yang sudah berwarna coklat kehitaman menandakan bahwa media telah siap digunakan.

Strelisasi Media Tanam

Tahap selanjutnya adalah dengan melakukan proses strelisasi media tanam.

  • Masukkan media yang sudah di frementasi di dalam kantong pastik polipropilen.
  • Padatkan media tersebut sehingga membentuk seperti botol atau bisa disebut baglog.
  • Pasang ring pada leher plastik, agar air tidak masuk ke dalam kantong saat proses pengukuran sumbat dengan kapas dan pasang penutup baglog.

Proses strelisasi dapat dilakukan dengan cara mengukusnya dengan memasukkan ke dalam drum satu drum dapat berisi 60 baglog. Strelisasi dilakukan dengan memanfaatkan uap air dengan suhu 95 sampai 110 derajat dengan waktu 8 sampai 10 jam. Pertahankan selama 5 jam ketika suhu pengukusan mencapai 100 derajat celcius. Setelah proses pengukusan selesai diamkan, media tanam selam 5 jam agar suhu pada media tanam kembali normal.

Inokulasi

Cara gampang budidaya jamur tiram tahap selanjutnya adalah inokulasi. Tahap ini untuk mencegah spora atau bakteri lainnya menempel pada baglog berikut tahap tahapnya.

Pindahkan baglog yang sudah di strelisasi ke tempat inokulasi untuk mengembalikan ke suhu normal diamkan media selam 24 jam. Ruangan haruslah steril dan sirkulasi udara haruslah baik agar mencegah tercemarnya baglog dari bakteri. Berikut tahap tahapnya:

  • Siapkan botol bibit f3
  • Semprotkan alkohol ke botol tersebut, panaskan mulut botol dengan api spirtus hingga kapas sebagian terbakar, lalu matikan api tersebut.
  • Aduk aduk mengunakan kawat yang sudah disterilkan dengan api, lalu masukkan bibit ke baglog hingga penuh setiap baglog isi sekitar 10g dan tutup kembali dengan kapas.
  • Proses selanjutnya dengan melakukan inkubasi tahap ini bertujuan agar bibit ditumbuhi miselium.

Inkubasi

Dalam proses inkubasi ini bertujuan agar bibit yang sudah di inokulasi dapat ditumbuhi miselium. Suhu ruangan sebaiknya 24 sampai 29 derajat dan kelembapan sekitar 90 sampai 100%, tidak lupa memperhatikan cahaya 500 sampai 1000 lux dan sirkulasi udara 1 sampai 2 jam. Misilium sudah tumbuh setelah 15 sampai 30 hari masa inkubasi. Baglog siap dipindahkan ketika misilium sudah tumbuh penuh di seluruh bagian baglog berarti baglog siap dipindahkan ke ruangan kumbung untuk dilakukan proses budidaya dan pemanenan. Apabila baglog tidak ditumbuhi misilium selama 1 bulan berarti proses inokulasi gagal.

Budidaya Di Rumah Kumbung

Setelah melakukan proses inkubasi dan syarat syarat sudah dipenuhi untuk dipindahkan ke dalam Rumah Kumbung. Di dalam proses rumah kubung lubangi ujung baglog dengan menggunakan silet yang sudah bersih atau yang sudah disterilkan. Lubang tersebut nantinya akan menjadi tempat pertumbuhan jamur tiram.

Apabila bibit jamur yang anda beli berjenis F4. Anda bisa langsung memprosesnya di rumah kumbung tanpa menyiapkan media tanam dan proses diatas. Jika jamur tiram sudah berusia 1 sampai 2 bulan biasanya buah jamur akan tumbuh.

Hal yang harus jug diperhatikan dalam budidaya jamur tiram adalah memperhatikan parameter berikut ringkasan parameter pada proses budidaya jamur tiram


Parameter

Pembentukan Primordia   

Pembentukan Tubuh Buah
Temperature (°C)  21 – 27 21 – 28
Kelembapan (%) 90 – 10090 – 95
Waktu tumbuh (hari) 3 – 53 – 5
Cahaya (lux)  500 – 1000500 – 1000
Sirkulasi udara (jam) 4 – 8

Demikianlah cara gampang budidaya jamur tiram yang baik dan benar yang bisa Anda jadikan salah satu referensi. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Menanam Kacang Hijau Yang Baik Dan Benar

One thought on “Cara Gampang Budidaya Jamur Tiram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *