Berkebun.ID

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Sendiri

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Sendiri – Dalam menanam tumbuhan pastilah anda memerlukan pupuk. Kali ini kita akan membahas bagaimana cara membuat pupuk organik cair sendiri. Pupuk organik cair sendiri terbuat dari pupuk organik yang biasa dibuat dan juga melewati proses pengomposan. Dalam pembuatan pupuk organik cair terdapat dua teknik yang pertama dengan melarutkan pupuk organik dengan air jenis pupuk biasanya berupa pupuk hijau ,pupuk kandang, dan juga pupuk kompos. Dalam pupuk ini kita tidak bisa menyimpan nya dengan waktu lama karena kandungan larutannya mudah mengendap, sebaiknya gunakan langsung pupuk dengan menyiramkannya pada permukaan tanah.

cara membuat pupuk organik cair sendiri
cara membuat pupuk organik cair sendiri

Cara kedua dengan memfrementasikan bahan bahan organik dengan bantuan organisme hidup. Teknik ini membuat larutan pupuk cair lebih stabil dan tidak mengendap karena bahan bakunya adalah material organik yang belum terkomposkan. Artikel ini akan membahas membuat pupuk organik cair sendiri dengan menggunakan teknik yang kedua.

Tahap Tahap

Berikut cara dan tahap tahap membuat pupuk organik cair. Sebelum anda melakukan proses pembuatan pupuk organik sebaiknya anda mengetahui dulu bagaimana sifat dan karakteristik pupuk organik cair.

Karakteristik Pupuk Organik Cair

Pupuk cair organik tidak bisa digunakan sebagai pupuk utama karena nutrisi yang ada pada pupuk cair lebih rentan terbawa erosi. Dalam pengaplikasian pupuk organik ini lebih cocok diberikan pada daun, bunga dan batang pada media tanam terutama dengan tanaman biji bijian karena dapat merangsang pertumbuhan tumbuhan tersebut. Karena tanaman tersebut dapat menyerap nutrisi langsung melalui stomata atau pori pori yang ada pada permukaan daun tumbuhan.

Harap berhati hati dalam pemberian pupuk organik cair karena apabila anda memberikan terlalu banyak bisa mengakibatkan tanaman mati dan mengundang hama penyakit pada tanaman. Disarankan lakukan pemberian pupuk cair dengan takaran yang sudah ditentukan. Apabila anda memberikan pupuk cair pada tanaman daun, anda harus mencairkan lagi pupuk tersebut agar penyerapan nutrisi tersebut optimal. Pupuk cair sebaiknya kaya akan unsur hara mikro karena pupuk organik cair sebagai pupuk tambahan.

Bahan Yang Dibutuhkan

Untuk membuat pupuk organik cair berikut tahap tahapnya. Siapkan bahan bahan yang diperlukan berupa:

  • 1 karung kotoran ayam
  • setengah karung dedak
  • 30kg hijauan (gedebong pisang,jerami dan daun leguminosia)
  • 100 gram gula merah
  • 50ml bioaktivator (EM4)
  • air secukupnya
  • siapkan kantong plastik kedap udara ukuran 100 liter
  • satu meter selang aerator transparan (diameter kira kira 0,5 cm)
  • botol bekas air mineral ukuran satu liter dan lubagi tutup tong seukuran selang aerotor

Cara Pembuatan

  • Tahap kedua adalah dengan memotong dan rajang bahan bahan yang akan dijadikan bahan aku tadi lalu masukan ke dalam tong palstik yang sudah disiapkan tadi. Campurkan air dengan komposisi 1 bagian air dan 2 bagian bahan organik, campurkan hingga merata.
  • Setelah mencampurkan bahan tersebut giliran larutkan bioaktivator (EM4), gula merah dan 5 liter air. Setelah itu aduk sampai merata kemudian campurkan larutan ke dalam bahan baku pupuk tadi.
  • Berikan selang pada tutup tong yang sudah dilubangi tadi lalu tutup tong dengan rapat. Disarankan rapatkan tempat selang agar tidak ada udara masuk dan biarkan ujung selang yang lain masuk botol yang sudah berisi air.
  • Pastikan betul-betul rapat, dikarenakan reaksinya bakal berjalan dengan cara anaerob. Manfaat selang yaitu untuk menyetabilkan suhu adonan dengan buang gas yang dibuat tanpa ada mesti ada hawa dari luar masuk kedalam tong.
  • Untuk memastikan tingkat kematangan pupuk anda bisa mengecek dengan cara mencium bau adonan apabila adonan bau seperti tape. Itu tanda pupuk telah matang sebelumnya diamkan terlebih dahulu selama 7 sampai 10 hari.
  • Apabila pupuk sudah matang, saring pupuk cair dan pisahkan dengan ampasnya. Ampas tersebut bisa digunakan lagi sebagai pupuk organik padat.
  • Masukan cairan yang sudah melalui penyaringan pada botol plastik atau kaca, tutup rapat. Pupuk organik cair sudah jadi serta siap dipakai. Jika dikemas baik, pupuk dapat dipakai hingga 6 bulan.

Cara Penggunaan Pupuk Organik Cair

Untuk cara penggunaan pupuk organik cair biasanya diberikan pada daun bunga atau batang dengan menyemprotkan pupuk tersebut ke tanaman. Sebelum disemprotkan sebaiknya encerkan lagi pupuk dengan air. Jangan terlalu banyak menyemprotkan pupuk ke tanaman cukup secukupnya agar tanaman tidak overdosis dan akan mengakibatkan mati pada tanaman untuk dosis pemberian cukup satu liter pupuk dicampurkan dengan 100 liter air.

Pupuk cair juga bisa disemprotkan pada tanaman yang baru bertunas bertujuan agar merangsang pertumbuhan pada tumbuhan. Untuk menghasilkan biji atau umbi pupuk organik cair bisa disemprotkan kepada tumbuhan yang sedang mengalami fase tanaman dari vegetatif ke generatif. Penyemprotan dilakukan dengan waktu seminggu sekali dan sesuai dengan dosis jenis tanaman tersebut.

Pada masalah pemupukan untuk perkembangan daun, pakai pupuk organik cair yang banyak terkandung nitrogen. Langkahnya yaitu dengan membuat pupuk berbahan baku kaya nitrogen seperti kotoran ayam, hijauan serta jerami. Sedangkan pada masalah pemupukan untuk perkembangan buah, pakai bahan baku pupuk yang kaya kalium serta fosfor, seperti kotoran kambing, kotoran sapi, sekam padi serta dedak. Kandungan tiap-tiap type material organik.

Dalam membuat pupuk perangsang daun bisa dikatakan bahan tersebut dari bahan organik dengan jenis daun daunan. Apabila anda ingin membuat pupuk perangsang buah anda bisa membuatnya dengan bahan seperti sekam padi dan kulit buah buahan.

Demikian artikel kami yang membahas cara membuat pupuk organik cair sendiri. Anda tertarik untuk mencoba? Selamat mencoba.

Baca Juga : Cara Gampang Budidaya Jamur Tiram

One thought on “Cara Membuat Pupuk Organik Cair Sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *