Berkebun.ID

Cara Mudah Berternak Sapi Perah

Merintis bisnis sapi perah di Indonesia bisa dikatakan susah-susah gampang. Mengingat perlu kiat-kiat khusus dalam menjalankannya. Beternak sapi perah harus mengutamakan sanitasi, baik sanitasi kandang maupun ternaknya itu sendiri. Ternak sapi perah di Indonesia lebih cocok dilakukan di dataran tinggi dengan udara yang sejuk. Kebersihan kandang harus terjaga untuk menunjang kenyamanan sapi agar tidak stress. Semakin nyaman sapi, semakin tinggi produktivitas susunya. Maka, berikut ini cara mudah berternak sapi perah.

cara mudah berternak sapi perah
cara mudah berternak sapi perah

Tahap dan Cara Mudah Berternak Sapi Perah

Memilih Bakalan Ternak Sapi Perah

Sebelum memutuskan untuk berternak sapi, pilihlah jenis sapi perah yang unggul, sehat dan tidak cacat. Seperti halnya jenis Frisien Holstein (FH) yang memiliki produktivitas tinggi. Bisa juga dengan Peranakan Frisien Holstein (PFH) . Sapi jenis ini merupakan hasil persilangan antara FH dengan sapi betina lokal seperti sapi Madura dan sapi Jawa.

Kriteria sapi tersebut bagus untuk dijadikan indukan ialah tubuh sapi sehat, tidak cacat, dan bebas dari parasite. Mata nampak bening cerah, dan tidak kusam, tidak terdapat kotoran. Napas bagus, tidak batuk, serta bagian hidung tidak banyak mengeluarkan caran, Untuk itu, usahakan lihatlah riwayat kesehatan sapi tersebut secara teliti.

Pembuatan Kandang dan Makanan Minuman

Buatlah kandang yang nyaman dan bersih. Letakkan sapi dalam susunan satu baris dengan menghadap pada arah yang sama. Untuk skala kecil, letakkan 1-10 ekor dalam satu baris.

Berikan minum secara tidak terbatas, biarkan sapi minum sebanyak-banyaknya. Berikan pakan seimbang untuk memenuhi nutrisi, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Terdiri dari pakan hijauan, pakan konsentrat, dan pakan tambahan. Ketiga pakan ini berperan besar dalam produktivitas susu. Saat pagi hari berilah pakan hijauan sperti rerumputan, jerami padi, atau daun kacang tanah. Pakan konsentrat seperti biji-bijian, ampas tahu dapat diberikan pagi hari sebelum pemerahan. Sedangkan pakan tambahan berupa vitamin, mineral, antibiotic dapat disesuaikan dengan aturan yang tertera dalam produk.

Mengkawinkan Sapi

Kawinkan sapi perah saat sapi betina mulai mengalami masa birahi. Masa birahi ini relative pendek, sekitar 15-18 jam. Ditandai dengan nafsu makan yang menurun, tampak gelisah, dan sering mendekati sapi jantan. Ada 2 cara untuk mengawinkan sapi perah, yakni dengan kawin alami dan kawin suntik dengan memasukkan sperma sapi jantan menggunakan alat tertentu. Tunggulah hingga sapi betina melahirkan, maka sapi akan menghasilkan susu selama 10 bulan secara fluktuatif.

Proses Pemerahan Susu

Pemerahan susu dapat dilakukan sebanyak 2 kali sehari berlangsung selama 5-7 menit. Untuk memerah susu, kandang dan peralatan perah harus benar-benar bersih, bersihkan badan sapi terlebih dahulu dari kotoran yang menempel. Selain itu, pemerah susu harus dalam keadaan bersih. Kemudian cucilah ambing susu terlebih dahulu dengan air hangat, untuk meminimalkan pencemaran oleh bakteri.

Demikian cara mudah beternak sapi perah yang bisa Anda lakukan di rumah. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *